Selasa, 19 Oktober 2010 | By: Babad Sunda

Pertumbuhan Tari Topeng Cirebon Awal Abad ke-20

Tari Topeng adalah genre tari yang para penarinya menggunakan penutup muka. Pertama kali dipertunjukkan dengan cara “bebarang”. Sampai sekarang belum dapat diketahui secara jelas kapan di Cirebon mulai dipertunjukan tari Topeng Cirebon, namun baru dapat diperkirakan bahwa tari ini berkembang ketika kerajaan Demak memasuki wilayah Cirebon juga melalui pertunjukan barangan yaitu yang dilakukan secara berkeliling (ngamen).
Dalam “ De Wajang Peorwa” dinyatakan bahwa topeng barangan pada sekitar akhir abad ke-19 mencapai daerah Sumedang, Bandung, Garut, dan Tasik.
Tokoh-tokoh yang cukup terkenal sebagai seniman topeng barangan adalah Wentar dan Kontjar dari Ciliwung, Palimanan. Keduanya menyebarkan tari Topeng Cirebon ke wilayah selatan Cirebon terutama Priangan yang berpusat di Bandung.
Di Priangan mendapat sambutan yang hangat juga dari kalangan bangsawan. Selain itu di rumah-rumah tidak jarang mereka ditanggap di pendopo Kabupaten, sehingga tidak jarang pula mereka harus tinggal untuk beberapa lama di rumah para bangsawan/ menak untuk mengajar tari Topeng.
Tari Topeng Cirebon selain disebarkan melalui Wong Bebarang, juga disebarkan melalui urbanisasi dan perkawinan. Pada masa lampau Topeng Cirebon muncul dari kalangan petani, dan menjadi penri topeng barangan merupakan pekerjaan “sampingan” ketika musim kemarau tiba.
Dalam pagelaran Topeng itu ada hal yang khas, yaitu jagat yang merupakan gantungan hasil panen dan kain hiasan yang dipasang bersama jagat yang disebut cangko atau pisir.

Adapun peta kehidupan tari Topeng
Bagian Timur
1. Losari Barat disebarkan oleh tokoh Dewi dan Sawitri serta para cucuny seperti Tumingsih, Nuranani, Kartni, Srinarti, Warsono, dan Susan.
2. Beber (Ciledug) disebarkan oleh Tengwi.
Bagian Barat
1. Palimanan.
2. Slangit memiliki tokoh topeng yang bernama Arja yang sampai kini anak-anaknya masih menjadi dalang topeng dan nayaga( Arja memiliki 9 orang anak, hanya Darmini yang tidak menjadi dalang topeng.
3. Kreo disebarkan oleh Turmi dan Trusmi
4. Kalianyar disebarkan oleh Kasmiri dan Sutini
5. Gegesik memiliki tokoh topeng yang bernama Murtinah, Jumiah dan Sumarni
6. Jublag memiliki tokoh topeng yang bernama Baerni dan Baedah.
7. Guyeg memiliki tokoh Topeng yag bernama Noglo
8. Serta di Indramayu di daerah Pekandangan ada seorang dalang topeng yang terkenal yang bernama Rasinah.

data dari : Oki Wulandari Mahasiswi STSI Bandung

Jika menurut Anda artikel ini bermanfaat, silahkan vote ke Lintas Berita agar artikel ini bisa di baca oleh orang lain.

0 komentar:

Poskan Komentar

Pengunjung yang baik tentunya memberikan Komentar,kritik serta saran yang sopan disini, Terima kasih atas komentar dan kunjungan nya

Kembali lagi ke atas