Senin, 25 Oktober 2010 | By: Babad Sunda

MAKNA ATAU ARTI DARI BAGIAN – BAGIAN MAHKOTA BINOKASIH / BINOKA SRI DAN PERLENGKAPANNYA

- Nama Mahkota adalah Binokasih / Binoka sri, dengan bentuknya menyerupai Mahkota Batara Indra, yang melambangkan keluhuran sebagaimana layaknya seorang Raja. Dari keseluruhan bagian – bagian lambang Mahkota Binokasih / Binoka sri terkandung nilai, agar mempelai Pria dalam kehidupan berumah tangganya kelak akan mempunyai sifat – sifat yang dimiliki Batara Indra.


- Filosofi dari Hiasan Stupa yang berbentuk Kuncup Bunga Teratai dengan jumlah Kelopak Bunga sebanyak 6 ( enam ) lembar. Bunga Teratai adalah jenis tumbahan air yang berbunga indah dan mengandung Filosofi tentang kesucian hati, bahwa seorang Suami atau seorang Istri di dalam membina rumah tangganya harus di dasari dengan rasa Cinta yang tulus dan sepenuh hati. Adapun jumlah kelopaknya yang sebanyak 6 lembar adalah mempunyai makna yang berkaitan dengan Rukun Iman.

- Kain atau Sinjang yang bermotif Rereng Barong besar untuk dikenakan oleh Penganten Laki – Laki dengan cara di pakai di dodotkan. Cara di dodotkan tersebut melambangkan Filosofi bahwa untuk setiap Penganten diharapkan sudah dianggap siap untuk memasuki tahap babak baru unutk mengarungi hidup baru, dalam arti bahwa kedua mempelai sudah menjadi anggota Masyarakat sepenuhnya.

- Baju warna Kuning Dengan lengan panjang tiga perempat, warna kuning melambangkan keagungan.

- Kilat Bahu yang berbentuk Ular Naga yang dipakai untuk Penganten Laki – Laki, melambangkan kesiapan Fisik dan Mental di dalam menghadapi tanggung jawab sebagai Suami.

- Kilat Bahu yang berbentuk Burung Garuda dipakai kepada Penganten Perempuan mengandung arti bahwa seorang Istri harus kuat dan tabah dalam menghadapi suka dan duka hidup berrumah tangga.

- Dua belah Gelang yang dipakai oleh Penganten Laki – laki dan Penganten Perempuan bermakna harus mempunyai kebulatan hati di dalam memasuki babak hidup baru guna mengarungi kehidupan berumah tangga.

- Penganten Laki – laki memakai Keris yang melambangkan Kepahlawanan, bahwa seorang Suami diharapkan dalam mengayuh hidup berumah tangganya mempunyai sifat Kepahlawanan sehingga mampu menjadi pelindung dan mempunyai tanggung jawab kepada keluarga

- Benten atau ikat pinggang melambangkan arti bahwa setelah memasuki rumah tangga kelak di kemudian hari, diantaranya harus berani menahan lapar dari pada memberi makan keluarga dari cara yang tidak baik.

Jika menurut Anda artikel ini bermanfaat, silahkan vote ke Lintas Berita agar artikel ini bisa di baca oleh orang lain.

0 komentar:

Poskan Komentar

Pengunjung yang baik tentunya memberikan Komentar,kritik serta saran yang sopan disini, Terima kasih atas komentar dan kunjungan nya

Kembali lagi ke atas